Jumat, 19 Februari 2016

Leak ilmu nenek moyang yang harus dilestarikan

"LEAK" ILMU NENEK MOYANG YANG HARUS DILESTARIKAN

Selain keindahanya pulau bali juga menyimpan hal yang menarik yang juga menjadi hal yang diidentikan dengan bali.masyarakat bali sangat familiar dan melekat dalam masyarakat bali yaitu leak atau pengeleakan (ilmu leak).Perfileman Indonesia sering mengangkat judul tentang urban legend di Indonesia. Leak digambarkan dengan wujud kepala manusia dengan organ tubuh yang bergelantung tanpa kaki dan tangan terbang di malam hari. Dan Leak dalam penokohannya bersifat jahat, menggangu,penyebar wabah penyakit dan sebagainya.

gambar leak
Gambar. leak dalam Film
Leak pada jaman dahulu sangat bersifat rahasia dan untuk mempelajarinya pun harus dengan sembunyi-sembunyi.Biasanya orang yang tertuduh ngeliak akan menampiknya dan menutup rahasia ilmu pengeleyakanya,sehingga orang yang inggin belajar ilmu ini sangat sulit untuk mencari guru yang akan mengajarinya.

Melihat fenomena tersebut adalah seorang Drs. I Gusti Ngurah Harta   mendidirikanlah “Sandhi Murti” 27 April 1990 di Denpasar.  Perguruan ini didirikan untuk melestarikan dan mengembangkan Perguruan Kebatinan yang sesuai dengan alam dan kepribadian Indonesia.
gambar i gusti ngurah harta
gambar i gusti ngurah harta
I Gusti Ngurah Harta menyatakan, ilmu Leak atau ilmu kuno yang diwariskan oleh leluhur Hindu di Bali, tidak susah untuk dipelajari. Jika ada niat disertai pikiran positif, ilmu ini bisa dipelajari siapapun. Bagi pria yang akrab dipanggil Turah ini, Leak merupakan sesuatu hal yang mengasyikan. Keberadaannya pun tidak mengenal istilah baik atau buruk, karena ini semua tergantung dari masyarakat yang memahaminya.

“ Ini pengetahuan, kalau ini dikatakan buruk kan sama halnya mengatakan Sang Hyang Aji Saraswati (Dewi Ilmu Pengetahuan) juga buruk dong. Jadi tidak perlu dikhawatirkan terkait baik buruk yang disangkakan banyak orang. Baik buruknya ilmu leak tersebut tergantung dari orang yang bersangkutan,” terangnya. Ilmu Leak Bali, kini tak hanya dipelajari warga lokal. Ilmu Leak kini juga dipelajari orang luar Bali seperti warga negara asing dari  Bulgaria, Belanda, Belgia, dan Rusia, pernah menimba ilmu di perguruan miliknya.


            Semua ilmu mengajarkan hal yang baik,tapi kini tergantung dari yang mempelajarinya.Begitu juga ilmu pengeleakan, dapat digunakan untuk kebaikan dan juga keburukan tergantung dari orang yang mempelajarinya.Alangkah baiknya kita bisa melestarikan ilmu yang sudah diwarisi turun-temurun oleh nenek moyang kita ini agar nantinya tidak hilang.